"Le vent se lève, il faut tenter de vivre"
Biarkan angin berhembus kencang, namun kita tetap harus bertahan.
Hanya sepotong kisah drama kolosal dalam beberapa gelombang
Journey of Life: Sacrifice Day
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Journey of Life: Sacrifice Day: 12 September 2016 Ketika takbir berkumandang bertepatan dengan sirna nya sang surya dari peraduan, mega merah beradu diufuk barat, sementa...
Sabtu, 16 Maret 2024 Teruntuk anagata ku yang telah gata,- Rasanya waktu terlalu kejam untukku, dia bergulir begitu cepat tanpa mementingkan aku yang setengah tergopoh menyelaraskan ritme dan sisa lainnya masih terperangkap bahkan terhenti di bulan Mei 2023. Rasanya, baru kemarin aku masih menjadi alarm bising dalam setiap waktu sahur yang di lalui. Rasanya, baru kemarin kembali ke tanah kelahiran ku adalah hal yang paling ku nantikan untuk sekedar bersua bersama mu dan sanak-saudara. Ah, kereta ini melaju terlalu cepat, sayang. Sementara kau sudah tiba pada stasiun akhir tujuan mu, aku di paksa melaju kembali bersama kereta ini sendiri. Memang kejamnya waktu tak dapat kita salahkan, ia akan tetap tega mengiris siapa pun tanpa pandang bulu. Jika kita tak memotong waktu, dalam arti memanfaatkannya dengan baik, maka waktu yang akan memotong kita. Time will heal every sorrow and painful you have,- Betul memang, seiring berjalannya waktu semua akan kembali baik-baik saja, tapi p...
Kembali aku ke sudut kesendirian ku, Entah kepada siapa lagi, ku ceritakan baik-buruk hari ku, kau terlalu jauh untuk dapat menanggapi keluh ku. Setiap semburat merah itu tampak di peraduan, itu berarti satu senja telah ku lalui. Hebat ya, aku masih bertahan sejauh ini. Kembali aku pada pertanyaan yang terus menerus menghantui pikiran ku. Siapa yang duluan akan datang padaku? Masa ku kah yang duluan tiba, hingga habis waktu dan rizki yg ku punya? Atau aku di beri kesempatan untuk meluaskan lagi makna sabar dalam hidup ku. Mempelajari dan membaca kembali buku-buku dalam kehidupan yang fana, tanpa lupa bahwa semua ini hanya titipan. Tuan, pernah kah kau ingat kau pernah tuliskan sajak ini kepadaku? "Setiap kali dukamu datang, itu berarti ada bagian dari hatimu yang pergi, meninggalkan sebuah ruang. Megap-megap nafasmu. Padahal kau sedang di tempat yang terang" Betul Tuan, aku tau bagaimana kali ini rasanya sesak berebut udara antara alur keluar dan masuk. Betul Tuan, bukan seba...
Hey my dear, Key. Banyak hal terjadi selama satu tahun ini, terimakasih untuk selalu berjuang dan berusaha sejauh ini. Banyak mimpi dan harapan yg kita kesampingkan terlebih dulu, tapi gak papa kali ini kita belajar merasakan dan mereflesikan beragam emosi. Jika dalam kuliah resolusi konflik kita belajar 5 tahapan dalam berduka, mungkin tahun ini kita baru berada di tahapan ketiga dan keempat. Hidup bukan sebuah perlombaan, dirimu yang sekarang tidak sedang berlomba dengan siapapun, jadi melangkahlah yang pasti sampai kau tiba di tujuan yang kau ingin. Di penghujung akhir tahun 2024, aku sangat bersyukur memiliki support system yang selalu menyokong dan menemani aku berproses. Baik keluarga, teman, sahabat. 2024 menuntut aku untuk lebih luas lagi hatinya, lebih luas lagi sabarnya, dan lebih luas lagi rasa syukurnya. Di setiap sebuah pertemuan pasti ada perpisahan, di tahun ini aku mengambil keputusan yang cukup signifikan untuk keberlangsungan masa depanku Tanpa mengurangi rasa ho...
Comments
Post a Comment