Posts

Terimakasih untuk mu,- Beribu terimakasih ku sampaikan untuk mu,- Kau hadirkan senyum ditengah gelapnya gulita malam. Ku sadari pertahanan ini semakin lemah,- Namun kau hadir membawa secercah harapan. Kau hadirkan cahaya ditengah kegelapan malam. Kau memberiku makna jika diri ini tak hanya bisa menguatkan namun butuh dikuatkan Untuk mu yang jauh disana Terimakasih atas ucapan yang membangun semangat ketika langkah ini mulai kehilangan arahnya #23November2016
Terimakasih untuk mu,- Beribu terimakasih ku sampaikan untuk mu,- Kau hadirkan senyum ditengah gelapnya gulita malam. Ku sadari pertahanan ini semakin lemah,- Namun kau hadir membawa secercah harapan. Kau hadirkan cahaya ditengah kegelapan malam. Kau memberiku makna jika diri ini tak hanya bisa menguatkan namun butuh dikuatkan Untuk mu yang jauh disana

Angka Belas Terakhir

23 November 2016 19,- "Selamat ulang tahun ya, semoga sukses, sehat selalu. jangan lupa teraktirannya" "Ciye yg lagi ultah, HbD yaa, harus tambah dewasa ya" "Selamat ulang tahun yaaa, doa kami menyertaimu sayang" Segelintir pesan terus masuk kedalam messengerku, pemberitahuan terus menyatakan berapa banyak pesan dan pemberitahuan itu masuk. 19 angka terakhir dalam bilangan urut belas, sebelum menyentuh angka 20 yang diawali angka 2 menandakan jika diri ini semakin tua dengan bertambahnya usia. Menyadari segenap hal jika diri ini masih  membutuhkan banyak perubahan besar dalam sejarah hidup. Segenap doa ku haturkan dan kupanjatkan hanya kepada Allah SWT, mensyukuri atas karunia serta nikmat yang telah Ia berikan kepada seorang hambanya yang kecil dan tak berdaya. Bertambahnya usia memberi arti dan makna jika tanggung jawab dan kewajiban mu menjadi tambah besar. Bahkan hingga detik ini aku masih menganggap statis di umur 17 walau angka ber...

Quotes

"Jarak antara akhir yang baik dan akhir yang buruk hanya dipisahkan oleh sesutau hal kecil saja, yaitu kepedulian. Kepedulian kita hari ini akan memberikan perbedaan berarti dimasa depan,  kecil saja, sepertinya sepele, tapi bisa besar dampaknya pada masa mendatang.  Apalagi jika kepedulian itu besar, lebih besar lagi bedanya pada masa mendatang" #Tere Liye- Negeri diujungtanduk *** Diawali dengan peduli, cerita kita dimulai. kata sederhana yang menciptakan ribuan kenangan diantara kita. Suka-duka, tangis-tawa kita lalui bersama. dan disaat jarak memisah antara kita hanya kerinduan yang terpendam. Ku sampaikan salam disetiap malam yang penuh dengan bintang Tapi kau, dia, kalian, disana berkeluh-kesah karena resah menyadari jika bintang tak lagi bersinar di malam gelap Tenanglah kawan,- Walau bintang tak lagi bersinar dimalam gelap kau kan tetap mendapat salam hangat penuh kerinduan dariku, disini

Dengan bintang

Australia-Jakarta June, 20 2014 Jarak membentang luas antar samudra dan benua Disana kau cemas, berharap, dan berdoa Sementara aku, tersenyum, riang, dan bahagia Kau sadar kita masih dibawah langit yang sama Dengan bintang yang sama Matahari sama Bahkan bulan-pun sama Namun, setiap malam selalu ku dengar keluh-kesah mu Jika bintang tak lagi bersinar tak menemani mu dimalam gelap

Dalam Hening

Entah apa yang kini ku rasakan, aku pun tak dapat memahaminya. Terkadang aku tersadar dalam lamunan panjang, jika semua ini hanyalah ilusi belaka. Terbentang jarak yang cukup memisahkan. Kami masih dalam dimensi yang sama, namun tak pernah bersua. Rasa itu menyelinap dalam diam dan hening. Seakan mencari keteduhan dalam sepi. Apa ini yang kau sebut rindu? Apa ini yang selama ini membuatmu tetap bertahan, meski kau diterpa angin? Terkadang kau membuatku sadar hal apa yang harus aku perjuangkan? Tanpa kita sadari, kita kini tengah saling melengkapi, sisi demi sisi bagian demi bagian, hingga seluruh puzzle yang ada lengkap, terjali  utuh, nan-indah. Aku tau tak ada hal percuma yang kulakukan, meski dalam gelombang dan jaringan nirkabel tak kutemukan dirimu hadri namun aku tau kini kau tengah berjuang. Dalam diam aku berkata, dalam hening aku berdoa, dalam sepi aku bermunajat. Semoga dirimu tetap terjaga, tanpa perlu merasakan resah ataupun gelisah. Tetapla...

Indonesia dan Multikulturalisme

Image
Indonesia dan Multikulturalisme Oleh: Key-A Berdasarkan Wawancara dengan Dubes Indonesia untuk Azerbaijan: Pak Husnan Bey Fananie dalam acara konferensi Multikulturalisme, Nasionalisme, dan Islam Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia, dengan posisi yang sangat strategis berada tepat ditengah garis lintang equator, berjejer kurang lebih 17.000 pulau dengan beragam suku dan bahasa didalamnya. Indonesia memiliki banyak faktor untuk patut kita syukuri. Bersyukur atas segala hal yang dimiliki Indonesia, karena negri ini merupakan anugrah terbesar dari Yang Maha Kuasa. Jika Indonesia dijajarkan dengan negara lain, maka Indonesia bagaikan dataran yang terbentang luas dari Irak-Irlandia Utara,  atau setara dengan San Fransisco-Miami. Begitu luas, negri kepulauan ini, hingga diberi julukan “The Archipelago”. Datarannya yang hijau nan subur terbentang dari Sabang-Merauke, terlihat hijau, luas, membentang. Hingga Indonesia memiliki sebutan “Zamrud Khatulistiwa”. Tak...

Zona Nyaman

Waktu terus berputar, mengejar setiap hal yang semakin jauh dari kehidupan. Mengejar setiap impian serta asa yang belum tercapai. Dan hingga kini aku masih bermimpi, bermimpi hingga masuk kedalam wonderland yang selama ini aku dambakan. Menikmati waktu terakhir yang terus bergulir, menjauh pergi. Menikmati setiap kenangan yang terjadi, setiap harinya, terekam jelas di memori. Entahlah, belum tergambar hidupku dengan warna yang berbeda, di waktu yang akan datang. Tak dapat dipungkiri, telah lama mereka hadir di dalam kehidupanku memberi warna disetiap kenangan nya. Namun, hidup akan terus berjalan, tak mungkin kita terus melalui hari bersama-sama. Hingga pada akhirnya tinggal aku yang tersisa disini. Ditengah kedamaian yang akan selalu dirindukan oleh setiap penghuni lama yangtelah berlalu. Bersama berjuang dengan jalan yang berbeda. Tak mungkin kita selalu dalam zona nyaman kehidupan kita. Inilah realita dalam kehidupan. Tak seindah fairy-tales, yang penuh de...

Fatamorgana Hidup

2 hari berlalu, seakan waktu bergulir tanpa batas, dan aku masih belum menemukan hal yang memuaskan. Secercah cahaya itu datang kembali, ketika langit hitam telah penuh menutupi pelataran bahkan ketika hujan telah membasahi setiap sudut dataran yang ada. Hanya, merindukan setiap individual yang selalu hadir di kisah kemarin, bukan masalah jarak, dan waktu, hanya kesibukan yang memisahkan semua ini senyum simpul itu tak pernah luput ataupun pergi senyum itu selalu tepat berada disitu. Seakan menanyakan kepastian, padahal aku sudah pasti memberikan jawaban yang aku yakin dirinya telah mengetahuinya. Hanya meminta doa darinya, secercah cahaya yang hingga saat ini masih menjadi petunjuk jalan yang gelap. semoga diri ini dengan segera dapat menyusul mu yang telah mengenakan toga emas, kebanggaan-mu.

Multikulturalisme, Nasionalisme-Indonesia

Indonesia, merupakan negara multikultural terbesar di dunia. Jika dibandingkan luas nya Indonesia memiliki luas setara dengan negara Irak di timur tengah, menjulang hingga dataran Irlandia, dan jika membentangkan luas Indonesia di benua Amerika, Indonesia memiliki luas yang terbentang dari San Fransisco membentang hingga Miami, begitulah Indonesia, negara kepulauan terbesar terbentang-memanjang dari Sabang - Merauke, hingga Indonesia disebut" The Archipelago ". Negara Kepulauan terbesar dalam kesatuan ASEAN, Archipelago, yang berada tepat di tengah perut bumi, garis equator. Terlihat hamparan hijau, terbentang-luas sepanjang mata memandang, hingga negri ini diberi julukan "Zamrud Khatulistiwa". Indonesia, kaya akan sumber daya alam yang melimpah ruah, minyak bumi siap sedia diolah menjadi bahan bakar, hamparan sawah terbentang luas, siap memasok pasokan persediaan pangan bagi rakyat tercinta, disaat beberapa negara mengalami krisis Air bersih, Indonesia dengan sega...